" nama ustad " : " < b > ust . ahmad sarwat , lc . , ma < / b > " , " judul " : " < h3 > doa agar pssi menang , kok nggak menang - menang juga ? < / h3 > " , " isi " :[ " saya ingin tanya pada ustad dan ini mungkin sesuatu yang sifat umum kena hubung antara hasil dari suatu usaha dengan doa yang kita panjat . " , " r n " , " r ncontohnya kena timnas pssi yang mungkin dari dulu belum pernah juara atau mungkin jarang sekali jadi juara dalam suatu turnamen walaupun bagai upaya telah laku dan padahal saya yakin bahwa mayoritas dukung pssi selalu doa pada allah swt agar timnas kita bisa menang suatu turnamen , tetapi mengapa sering kalah terus padahal mungkin yang jadi lawan kita para dukung doa bukan pada allah swt . " , " r n " , " r nmohon jelas " ] , " jawaban0 " :[ ] , " jawaban1 " :[ " sat 24 november 2012 09 : 46  " , "  6 . 934 views  n " , " n " , " n " , " saya ingin tanya pada ustad dan ini mungkin sesuatu yang sifat umum kena hubung antara hasil dari suatu usaha dengan doa yang kita panjat . " , " r n " , " r ncontohnya kena timnas pssi yang mungkin dari dulu belum pernah juara atau mungkin jarang sekali jadi juara dalam suatu turnamen walaupun bagai upaya telah laku dan padahal saya yakin bahwa mayoritas dukung pssi selalu doa pada allah swt agar timnas kita bisa menang suatu turnamen , tetapi mengapa sering kalah terus padahal mungkin yang jadi lawan kita para dukung doa bukan pada allah swt . " , " r n " , " r nmohon jelas " , " n " , " r n " , " r nmenang atau kalah team sebelas sepak bola tentu tidak semata - mata dasar faktor doa . tetapi semua kembali kepada hendak allah swt . dan hendak allah swt itu rata - rata sandar kepada sunnatullah . " , " r n " , " r nistilah sunnatullah ini kalau dalam bahasa orang sekuler yang tidak iman , mereka sebut dengan hukum alam atau hukum sebab akibat . " , " r n " , " r nmaksudnya ? " , " r n " , " r nmaksudnya , faktor menang itu amat pengaruh oleh faktor - faktor yang benar fenomena yang nyata , misal dengan skil para main , jam terbang , stamina , kuasa teknik individu , kompak , masuk juga faktor kualitas latih dan intensitas . " , " r n " , " r nbahkan sering juga faktor psikologis pun ikut main tentu memang kalah . karena itu tiap team biasa punya supoorter , untuk beri energi psikologis kepada para main . " , " r n " , " r nsatu lagi faktor yang seringkali kurang perhati , yaitu faktor kualitas bibit main . negeri yang sudah maju dunia sepakbolanya , biasa sudah kader para main sejak mereka masih kecil . anak - anak itu kemudian sejak dini sudah arah jalan hidup untuk jadi main sepak bola profesional . nanti , segala aktifitas , seluruh hidup dan mati , untuk menang tanding sepak bola . " , " r n " , " r nmaka kalau hasil adalah team sepak bola yang handal , kualitas main yang baik , tentu itu rupa sunnatullah . siapa yang bisa penuh semua syarat sunatullah , maka dia hak untuk menang dan jadi juara . " , " r n " , " r n " , " r n " , " r nsedangkan duduk doa , memang terkadang bisa saja kalah apa yang kita sebut dengan sunnatullah . tetapi yang perlu kita tahu , allah swt tidak terlalu sering ubah sunnah - nya hanya gara - gara doa yang panjat , apalagi bila kasus tidak penting - penting amat . " , " r n " , " r nmaksudnya begini , u00a0 misal ada orang yang rajin ibadah , dia doa minta sesautu yang agak langgar sunnatullah , misal dia minta agar diri bisa terbang ke udara . maka mulai dia doa tiap hari siang dan malam , tidak henti - henti sampai panjang 10 tahun lama . nah , turut anda kira - kira apakah doa terima dan telah 10 tahun doa tiba - tiba dia bisa terbang ? " , " r n " , " r njawabnya mungkin besar tidak . tidak tidak akan bisa terbang ke udara lawan gaya gravitasi bumi hanya dengan cara doa dan minta . " , " r n " , " r nsebab di luar doa dan ingin itu , ada sunnatullah yang sangat kuat , yaitu gaya gravitasi bumi . ya , gravitasi bumi iu adalah salah satu sunnatullah . doa tidak bisa begitu saja panjat untuk lawan sunnatullah . " , " r n " , " r nberat jenis tubuh si doa itu masih jauh lebih berat dari berat jenis udara di sekitar . sementara dia tidak punya energi dorong yang bisa lawan daya tarik bumi atas diri . " , " r n " , " r nmaka benar yang dia butuh adalah semua faktor sunnatullah yang bisa lawan sunnatullah grafitasi bumi . sunnatullah itu tidak lain adalah peswat terbang , balon udara dan jenis . begitu ada orang naik pesawat , muslim atau kafir , doa atau tidak doa , maka dia bisa terbang lawan gaya grafitasi bumi . " , " r n " , " r n " , " r n " , " r nmungkin anda tanya , kalau begitu , lalu apa arti doa ? bukankah kata kalau kita doa minta kepada allah , pasti akan kabul ? " , " r n " , " r nmemang benar bahwa allah swt telah firman bahwa hamba - hamba - nya minta untuk doa dan akan kabul . " , " r n " , " r n " , " ( qs . al - mukmin : 60 ) " , " r n " , " r nnamun kita tidak boleh salah dalam arti ayat ini cara zahir ( lahiriyah ) . sebab meski nyata ayat di atas cara zahirnya demikian , tetapi kita tetap keliru kalau hanya main - main dengan erti yang dangkal . " , " r n " , " r nsebab posisi orang doa itu hanya posisi minta , bukan minta itu bukan cipta . minta itu sangat beda dan jauh sekali makna dengan cipta . dalam posisi minta , apakah minta itu akan kabul atau tidak , masih ada banyak faktor lain . beda dengan cipta . allah swt itu maha cipta . kalau dia cipta , begitu kata ' " , " ' yang makna ' jadi ' , maka saat itu juga akan langsung jadi ( " , " ) . " , " r n " , " r nmaka orang tua kita sering nasehat , bahwa yang nama doa itu bukan " , " . sunnatullah itu adalah cipta allah , maka kita tidak bisa enak ubah cipta allah , hanya dengan doa . allah saja bagai sang cipta , tidak begitu saja ubah enak apa yang dia telah cipta . " , " r n " , " r nlho , kok tiba - tiba ada hamba yang bukan cipta , tiba - tiba rasa hak untuk ubah - ubah enak apa yang telah allah swt cipta . " , " r n " , " r nmaka bagi akhir dari jawab ini cuma ingin ingat , bahwa doa apa pssi memang itu sih boleh - boleh saja . tetapi ketika agam rangkai sunnatullah untuk capa menang tidak penuh , tentu akan sulit menang itu bisa capai . " , " r n " , " r nkarena titik masalah bukan pada doa , lain pada syarat sunnatullah yang tidak penuh . "
